New Page 1

New Page 1

Jangan menambah racun di tubuh anda. Saatnya berhenti mengkonsumsi obat-obat kimia. Kembalilah ke penyembuhan alami...
 
Diperkenalkan oleh : Ponirin | Email : panunggangan_bisnis@yahoo.com | Telp : 08129446555
OBAT ALAMI YANG SERBA GUNA   "MENGOBATI SEGALA MACAM PENYAKIT"

 

 

MENU UTAMA

 

  Home

IP Add Komputer anda :

 38.107.191.91

 

Keampuhan Sea Cucumber
Kandungan dan Manfaaat
Kesaksian dan Kisah Nyata
Foto-Foto Hasil Therapy
Pengakuan Dunia dan Riset
Harga Produk dan Peluang Bisnis
Artikel Majalah Trubus
Presentasi Gold-G
Profil Pengelola

Order Now
Order / Belanja
Mendaftar / Order

Kontak Kami
Berita Terbaru

Kembali ke Halaman Depan
Kembali ke halaman Utama

Agen - Agen Kami

 

Sumiyati S.Sos

Phone : 08129410229

Veteran 18 Jakarta Pst

 

Bang-Bang Ismail MAP

Phone : 081399211154

Jakarta Timur

 

Atjep Setijana

Phone : 081311056716

Veteran 16 Jakarta Pst

 

Dra. Ervina Chandra

Phone : 08129330034

Sumur Batu Kemayoran

 

Karyanto

Phone : 081807855985

Serdang Kemayoran

 

Rokiman / Aminah

Phone : 081321706367

Kaligesing Purworejo

 

Ir. Suwardi

Phone : 081310660468

Ciomas Bogor

 

Suyanto

Phone : 08128541407

Kebon Pedes Bogor

 

Hartoyo

Phone : 081366404561

Penerokan Jambi

 

Lulu Mulyadi

Phone : 081809256190

Bandung

 

Susilo Saputro

Phone : 085217172414

Kebayoran Baru Jakbar

 


Lihat Semua Agen Kami

TERBUKA KESEMPATAN
UNTUK MENJADI AGEN
DI SELURUH INDONESIA


Bookmark and Share
Cari Produk

.:: MEMBER AREA ::.

 Username

 

 Password

 

 

LUPA PASSWORD ?

Ambil dengan email anda 

 

Info & Peluang Bisnis Hubungi :

Ponirin

Cabang Tangerang

Melalui Telp / SMS di :

08129446555

Ponirin

Ponirin

Admin Support

Admin Support


ANDA BISA TRANSFER VIA

BCA
BNI
Bank Mandiri
BRI

Sertifikat HALAL

Malaysia: JAKIM (22.00)/492/2/1 010-10/2004

BPOM RI:

ML 234201001307

Baca Artikel Trubus tentang khasiat Sea Cucumber (Tripang): "Teripang Jinakkan Serigala Liar"







Satisfaction Guaranteed

 

 

 

ARTIKEL MAJALAH TRUBUS TENTANG

KHASIAT TERIPANG / GAMAT / SEA CUCUMBER

 

Laporan Khusus Majalah Trubus

Edisi: 441 - Agustus 2006 / XXXVII, hlm. 122

 

Teripang Jinakkan Serigala Liar

Bayangan kematian menyergap benak Rachma Dwiyanti ketika dokter mendiagnosis lupus. Perempuan 32 tahun itu gontai keluar dari ruang praktek. Tiba-tiba saja ia takut menghadapi kehidupan. Maklum, sebulan silam nyawa adiknya terenggut karena penyakit itu. Haruskah ia mengikuti jejak sang adik menuju ke haribaan-Nya?

Kengerian itu berawal pada sebuah siang nan terik. Ketika berlibur di Yogyakarta, alumnus Universitas Diponegoro itu menyempatkan diri ke Malioboro. Di pusat keramaian itu tiba-tiba mata kaki terasa amat nyeri, seperti dipukul palu. Tak kuasa menahan nyeri, ia pun menjerit sehingga puluhan pasang mata tertuju padanya.

Semula Rachma Dwiyanti mengira terkilir akibat kelelahan. Itu diperkuat pernyataan ahli refleksi yang ditandangi beberapa saat setelah peristiwa terjadi. Setelah dipijit satu jam, rasa nyeri lenyap. Namun, seminggu berselang, ketika Rachma kembali ke Banjarmasin, rasa nyeri kembali hinggap. Kali ini, rasa nyeri tak mempan diurut. Ia tak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya lantaran nyeri meluas. "Jika kambuh, jalan menjadi susah," kata Rachma. Wanita kelahiran 21 Januari 1974 itu berbaring di tempat tidur lantaran tak berdaya melakukan aktivitas apa pun.

Selain nyeri di seluruh sendi, di tangan kerap muncul benjolan. Jika sudah begitu, ia demam dan tangan tak mampu digerakkan. Menjelang malam penghujung Mei 2005, nyeri hebat ia rasakan, sehingga berjalan pun terseok-seok. Suaminya, Muhammad Frisyal Pattisahusiwa yang baru pulang dari bekerja terkejut. Frisyal baru menyadari penyakit istrinya bukan sekedar pegal linu yang mudah disembuhkan obat warung. Ia langsung melarikan Rachma ke rumah sakit yang berjarak 40 km dari rumahnya.

4 dari 11

Diagnosis dokter menunjukkan penyakit yang diderita Rachma bukan sembarang rematik. Lantas ia dirujuk ke ahli rematologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Di sana ia menjalani serangkaian tes imunologi dan serologi. Hasilnya, ANA (antinuclear AB) pada darah ibu 2 anak itu positif kuat. Nilai C3 hanya 72 mg/dl jauh di bawah kisaran normal, 90-180 mg/dl. Artinya ia mengidap Sistemic Lupus Erythema (SLE) yang lebih dikenal dengan sebutan lupus. ANA merupakan parameter lupus.

Jika positif berarti ada aktivitas antibodi penyebab lupus. Sedangkan C3 dan C4, bagian kelompok protein globulin darah penghambat terjadinya peradangan dan infeksi. Jika nilainya di bawah kisaran, berarti mudah terjadi reaksi radang penyebab linu. Setelah 6 bulan bergelut dengan nyeri sendi, Rachma sadar penyakitnya sama dengan penyebab kematian sang adik. Sebelumnya ia sempat curiga, tetapi dari berbagai informasi yang ditelusuri sangat jarang saudara sekandung mengidap lupus. Namun, ia merasa beruntung penyakit ini terdeteksi lebih awal dibandingkan adiknya.

Sekitar 12 tahun dokter memvonis Dina -begitu adiknya dipanggil- hanya nyeri rematik. Saat Dina merasa kesakitan ketika disentuh, anggota keluarga lain mengira ia bercanda. Lima bulan menjelang ajal barulah ketahuan ia mengidap penyakit kelebihan imun.

Kelebihan imun akibat tubuh memberi reaksi berlebih terhadap rangsangan benda asing. Kemudian tubuh memproduksi terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang malah ditunjukan untuk melawan jaringan tubuh sendiri. Sebab antibodi yang diproduksi berupa antinuclear AB (ANA) dan Anti double stranded DNA (Anti ds DNA) yang justru merusak tubuh.

"Gejalanya biasa-biasa saja, sehingga banyak dokter yang tidak mengetahui itu adalah gejala lupus. Banyak penderita lupus yang meninggal karena tidak terdeteksi secara benar", ujar dr. Toga Iwanoff Kasjmir SpPD-KR, ahli rematologi RSCM. Gejala penyakit ini hanya berupa demam, nyeri sendi, lemah atau lesu, dan rendahnya trombosit.

Agar tidak terjadi kesalahan diagnosis, ahli-ahli medis menggunakan daftar 11 kriteria ARA (American Rheumatism Association) untuk mendiagnosis lupus. Di antaranya ruam diskoid atau bercak putih di wajah, ruam malar kupu-kupu, radang selaput paru-paru atau jantung, dan kelainan ginjal-- protein dalam air kencing melebihi 500 mg/24 jam.

Indikasi lain, radang sendi non-erosif pada 2 sendi atau lebih, kelainan darah seperti anemia, leukopenia, trombositopenia, fotosensitivitas (sensitif terhadap sinar matahari), dan kelainan sistem saraf kejang atau kelainan jiwa.

Sariawan di rongga mulut dan tenggorokan, kelaian immunologi (anti ds DNA positif, anti antibodi positif atau sel LE positif), anti-antibodi positif atau sel LE positif), dan kadar antibodi -antinuklir (ANA) abnormal) juga menjadi pertanda serangan lupus. Jika terdapat 4 gejala dari 11 parameter di atas, maka seseorang didiagnosis mengidap lupus.

"Sayangnya, gejala itu muncul dalam waktu panjang", kata dokter alumnus Universitas Indonesia itu. dari satu gejala ke gejala lain kerap berselang satu tahun.

Wajah Rembulan

Untuk mengatasi lupus, Rachma menenggak obat-obat mengandung steroid dan metrotreksit untuk kanker. Obat itu dikonsumsi agar serangan lupus tidak meluas ke organ tubuh lain. Namun, mengasup bahan kimia itu justru menambah penderitaan.

"Tiga gigi saya patah dalam satu tahun", kata Rachma. Steroid memang bahan kimia pengeropos kalsium tulang dan gigi. selain itu, wajahnya membulat -dikenal dengan istilah moonface (wajah rembulan)-, kulit kering, rambut rontok, tulang punggung linu setiap saat, asam urat meningkat, dan lambung perih. Walau begitu, Rachma tetap mengkonsumsinya. Sebab, obat-obatan lupus memang hanya steroid.

Awal Maret 2006, Rachma membaca artikel Trubus tentang tripang (sea cucumber) mengendalikan lupus sendi. Lantaran ingin mempercepat kesembuhan, Rachma langsung mencobanya. Setelah seminggu mengkonsumsi, penderitaannya berkurang. Linu hilang, rambut menjadi tebal, kulit kembali kenyal dan halus. Sebelumnya, efek steroid membuat kulit Rachma kusam dan kering.

Kabar gembier itu juga dibuktikan melalui tes laboratorium setelah satu bulan konsumsi gamat (tripang). Hasilnya, niai ANA negatif, C3 sebagai aktivitas protein antibodi berkisar normal dengan angka 98 mg/dl, C4 meningkat ke angka 20 mg/dl, dan Laju Endap Darah 19 mm/jam. Ginjalnya diperiksa untuk mengetahui efek samping konsumsi gamat. Nilai uretum 15 mg/dl, tetap pada ambang batas 13-43 mg/dl dan kreatinin 0,6 mg/dl, pada kisaran normal 0,5-0,9 mg/dl.

"Dokter bilang, lupus saya lebih terkendali," kata Rachma. Kesehatan itu dapat bertahan asal ia menghindari matahari langsung pada pukul 10.00-15.00, istirahat cukup dan mengasup makanan bergizi.

..........

Menurut Howard Benedikt, MS, DC ahli nutrisi dari Long Island University, Amerika Serikat, menyebutkan vitamin E, omega-3 EPA, dan kelompok antioksidan gamat berpengaruh dalam pembuangan sitokinin. Hasil temuan Dr. Mittchell Kurk direktur medis Biomedical Revitalization Center of Laurence, New York, menunjukkan gamat meningkatkan kesehatan fisik bagi 70% pengidap radang atau linu sendi, tanpa efek samping. Sebab gamat memiliki komponen kondroprotektif yang memperbaiki tulang muda dengan merangsang metabolisme anaboliskondrosit serta menghambat reaksi katabolisme saat peradangan.*

Kembali ke Halaman Depan

 

Artikel Trubus Tentang Khasiat Teripang / Gamat / Sea Cucumber Lainnya

New Page 1
1.
Berlalunya Radang Paru-paru sang Saudagar
2.
Gamat Tuntaskan Jantung Koroner
3.
Khasiat di Balik Resep Datuk
4.
Mereka Selamat Berkat Gamat
5.
Jalan Panjang Pangkor ke Selangor
6.
Penyembuh dari Dasar Samudera
7.
Reportase Malaysia Obat Mujarab dari Laut
8.
Band Samsons Antara Konser dan Gamat
9.
Senjata Pamungkas Murid Hipokrates
10.
Gamat Akhiri Derita Stroke dan Asma
11.
Teripang Akhiri Derita Tumor Lambung
12.
Virus Hepatitis itu Telah Hilang
13.
Tripang Jinakkan Serigala Liar

 
New Page 1

 

 

Informasi Lengkap Hubungi : Ponirin | Email : panunggangan_bisnis@yahoo.com | Telp : 08129446555

Best View With Internet Explorer

© Copyright 2008 : www.penyembuhan-alami.com